2009/09/11

sebuah renungan

Sebuah Renungan Tentang Hidup Yang Perlu Anda Baca!


Sahabat blog motivasi sukses, terkadang dalam hidup ini apa yang kita inginkan tidak selalu sejalan dengan apa yang kita lihat. Terkadang bahkan teramat sering harapan dan impian tak seindah kenyataan. Manusia memang hanya bisa berencana, namun Tuhanlah yang menentukan segalanya. "Man purposes, God disposes"

Meski begitu, kita tetap harus selalu memusatkan segenap upaya dan usaha kita pada proses. Bukan hasil. Bahwa urusan kita adalah memaksimalkan proses apapun itu, selanjutnya biarkan Tuhan yang memaksimalkan hasil.

Ini yang benar - benar harus kita pahami. Maka, adalah salah besar jika kebanyakan kita hanya memusingkan dan memusatkan perhatian pada hasil. Padahal sejatinya hasil akhir itu adalah hak prerogatif Tuhan. Tugas kita ialah berusaha dengan sebaik - baiknya, sebesar - besarnya, sekuat - kuatnya dan sesungguh - sungguhnya dengan pikiran, tindakan, keringat dan air mata serta waktu yang ada agar hasil dari tindakan kita bisa maksimal. Bukankah sukses itu sebuah proses (perjalanan) bukan hasil (tujuan)?

Ingat! ujung usaha adalah takdir. Tidak usah pusing dengan urusan nasib atau takdir kita. Pusatkanlah hanya pada setiap detail proses perjalanan hidup kita. Jalanilah hidup dan setiap prosesnya dengan rasa syukur dan sabar. Yakinilah Tuhan tidak mungkin dan tidak akan pernah menzalimi atau menyia - nyiakan segala upaya dan usaha kita. Yakin dan percaya bahwa hasil akhir akan selalu sepadan dengan usaha.

Sebesar apa usaha anda, maka sebesar itulah hasil yang akan anda peroleh. Berusahalah secara sungguh - sungguh dalam setiap aktivitas yang anda jalani. Fokuskan segala pikiran dan perasaan serta impian dalam tindakan anda. Ingat! Jika anda bersungguh - sungguh maka Tuhanpun pasti akan lebih bersungguh - sungguh mewujudkan impian dan cita - cita anda. Yakini itu.

Tetaplah berjuang menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap hari meskipun hanya 1 %. Karena dalam 100 hari anda telah menjadi 100 % lebih baik dari sendiri. Itulah kemenangan dan kesuksesan sejati.

Sahabat blog motivasi sukses, mudah - mudahan renungan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Bagaimana menurut anda?

2009/08/18

5 Kecerdasan Untuk Meraih Sukses - Blog Motivasi Sukses

5 Kecerdasan Untuk Meraih Sukses - Blog Motivasi Sukses

2009/07/30

Kualitas Pribadi yang Disukai

Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya di atas Ya dan Tidak di atas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

Kerendahan Hati

Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.


Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

Positive Thinking

Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekali pun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

Keceriaan

Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

Bertanggung jawab

Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

Percaya Diri

Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

Kebesaran Jiwa

Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Easy Going

Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.

Empati

Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Perlakukan dengan baik

Sebuah kisah yang ditulis oleh Daniel Iswahyudi di website andriewongso.com patut untuk kita baca. Sangat menggugah, berikut adalah penuturannya sesuai sumber artikel.

Seorang teman pernah menceritakan kepada saya, bahwa apa yang kita berbuat kepada orang lain, barangkali akan cepat kita lupakan, tetapi tanpa kita sadari akan membekas dalam hati orang lain.

Peristiwa ini terjadi di penerbangan Trans-Atlantik pada 14 Oktober 1998. Seorang wanita duduk di sebelah seorang pria kulit hitam. Si wanita nampak gelisah, bertanya pada pramugari untuk mencarikan tempat duduk kosong lain, sebab dia tak ingin duduk di sebelah orang yang tak menyenangkan.

Pramugari mengatakan bahwa pesawat itu penuh, tapi ia akan mencoba memeriksa kalau-kalau ada tempat duduk kosong di kelas satu. Segenap penumpang lain yang memperhatikan kejadian itu merasa terkejut dan kesal. Bukan saja karena wanita itu bersikap kasar dan keterlaluan, tapi bahwa wanita itu kemungkinan bisa dipindahkan ke kelas satu.

Pria yang duduk di sebelah wanita itu merasa sangat tidak nyaman melihat semua kejadian itu, tapi cukup menguasai diri dan tidak bereaksi. Suasana di kabin pesawat terasa penuh ketegangan. Sementara wanita tadi tampak puas, karena merasa akan dipindahkan ke kabin kelas satu, menjauhi penumpang tak menyenangkan di sebelahnya.

Beberapa menit kemudian pramugari tadi kembali dan memberitahu wanita tadi:

“Maaf, bu. Seluruh tempat duduk pada penerbangan ini betul-betul penuh. Untunglah saya menemukan satu tempat duduk dosong di kabin kelas satu. Tapi perlu sedikit waktu, sebab untuk membuat perubahan demikian saya harus mendapatkan ijin dari kapten pesawat. Beliau mengatakan bahwa kami tak seharusnya memaksa orang duduk di samping orang yang tak menyenangkan dan memerintahkan saya melakukan perubahan segera.”

Penumpang lain tak percaya dengan apa yang mereka dengar dan wanita tadi dengan ekspresi kemenangan di wajahnya, bersiap-siap untuk bangun meninggalkan tempat duduknya.

Kemudian pramugari tadi berpaling kepada pria berkulit hitam di sebelah penumpang wanita tadi dan berkata: “Tuan… bersediakah anda direpotkan sejenak ikut saya pindah ke kabin kelas satu? Atas nama penerbangan ini, kapten mohon maaf telah memberikan tempat duduk di sebelah orang yang kurang menyenangkan. ”

Dan seluruh penumpang di kabinpun bertepuk tangan. Mereka berdiri memberikan penghargaan akan solusi atas sikon demikian yang dilakukan awak kabin dengan sangat baik

Tahun itu, sang kapten dan pramugarinya menerima penghargaan atas tindakan mereka di penerbangan tersebut. Sehubungan dengan hal itu, pihak perusahaan menyadari mereka belum memprioritaskan pelatihan yang cukup terhadap para karyawannya. Perusahaan Penerbanganpun segera melakukan perubahan! Sejak peristiwa tadi, di semua kantor mereka dan dalam tampilan yang terlihat jelas oleh semua orang, terpampang tulisan sebagai berikut:

Orang bisa melupakan apa yang anda ucapkan pada mereka.
Orang bisa melupakan apa yang anda perbuat terhadap mereka.
Tetapi mereka tak akan pernah melupakan kesan yang anda tinggalkan di hati mereka.

Jadi benarlah apa yang pernah dikatakan orang bijak: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” Kalau kita ingin dihargai, maka hargailah orang lain. Kalau kita ingin dikasihi, kasihilah orang lain. Kalau kita ingin selalu menerima yang baik, maka perlakukanlah orang lain dengan baik.

Orang lain itu bisa berarti orang-orang di sekitar kita: Istri, Suami, Anak, Orang tua, Atasan, Bawahan, Relasi, atau bahkan seorang Office Boy dan pembantu kita.

Sumber : http://www.andriewongso.com/awartikel-2615-Artikel_Anda-Perlakukan_Dengan_Baik

Berhentilah anda mengeluh

Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai
sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah
anda berkesah? Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan
yang memungkinkan anda membenahi sesuatunya. 

Apakah anda bermaksud menyia-nyiakan semua itu, lantas
menyingkirkan beban tanggung jawab dari pundak anda?
Jangan! Jangan biarkan semua kekuatan yang ada pada diri
anda terjungkal hanya karena anda berkeluh kesah. Ayo,
tegarkan hati. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat
hilang hanya karena tak tahu apa jawaban atas persoalan
anda.

Prinsip Sukses : Visualisasikan Tujuan Anda

Jika anda sudah menentukan tujuan anda, selalu berusaha dengan keras walaupun kondisi fisik dan mental sangat lelah. Ataupun karena terlalu banyak rintangan yang anda hadapi.

Jaga visi anda supaya mengkristal di dalam diri anda. Jangan menyerah!
Lihat ke depan, Lakukan dengan komitmen yang kuat. Maka niscaya anda akan melihat tujuan anda terwujud.

2009/07/27

Visi & Misi PSDM BEM FKM UNAIR

VISI
Tersedianya SDM yang kompeten dan berkapabilitas melalui BEM FKM yang kontributif, konstruktif dan progresif

Misi
memahami orientasi gerak organisasi dan implementasinya disesuaikan dengan peran masing2 personil.
mengusung profesionalisme kerja.
memiliki kedekatan dalam skup internal organisasi
mampu menjalin kedekatan dengan masyarakat intra maupun ekstra kampus.
mengoptimalkan fungsi dan perannya secara struktural dan kultural.
memiliki kompetensi dalam menjalankan perannya dalam organisasi.
Melakukan perbaikan SDM internal organisasi.


Indikator
Tidak adanya jobdesc yang saling overlapping diantara pengurus.


Displin dalam segala hal dapat terwujud, budaya organisasi menjadi suatu kebiasaan.
Adanya system reward dan punishment bagi pengurus BEM dan terlaksana sampai akhir kepengurusan.
Terjaga keharmonisan antara elemen di BEM FKM 2009
Mengenal semua nama & biodata staf (untuk kabiro & kadept), mengenal 50% nama & biodata staf semua bidang (untuk ketum, waket dan BPH), saling megenal nama & biodata umum antar sesama.
Mengenal nama BPH beserta biodata secara umum (tanggal lahir, alamat) utuk BPH dan semua staff.
Masyarakat kampus dan sekitar kampus mengetahui FKM Unair melalui lahan yang diciptakan oleh Du Timed.
Semua kegiatan BEM FKM mayoritas sasarannya adalah masyarakat intra kampus pada khususnya dan masyarakat ekstra kampus pada umumnya.
Adanya sistem kaderisasi yang jelas dan dapat terukur.
Adanya sumberdaya yang akan meneruskan tongkat estafet kepengurusan untuk BEM FKM kedepannya pada khususnya dan sumberdaya FKM pada umumnya.
Adanya system evaluasi dan resufle bila diperlukan tiap tiga bulan dan terlaksana sampai akhir kepengurusan.
Memiliki pengalaman organisasi dan kemampuan dalam bidang PSDM.
Adanya alur kaderisasi yang jelas.
Adnya kontinuitas penyediaan SDM.
Adanya sistem penilaian kinerja pengurus yang jelas dan transparan.