2015/02/12
Akhirnya aku mneemukan password this blog
2011/11/10
Aku Buta!, tapi aku tak seperti mereka!
Kali ini mendapat amanah untuk menyampaikan secercah ilmu dan semoga bermanfaat bagi mereka.
Amin..insya Allah.
ketika melihat mereka dari kejauhan setelah lelah mengendarai motor(bayangin aje dari jl. HR.Mohammad menuju ke arah timur yakni jl. Arif rahmanhakim) byuh.tanganku kelothe'an jeh...*lebay.com mereka lugu, lucu tapi ada jg yang menggemaskan.he
tampak dari kejauhan secara fisik bagus tidak ada cacat, tapi kenapa ya kalau berjalan kok selalu bergandengan?, mbatin aku..
oo..iyo yo..donk..donk...aku kan berada di yayasan pendidikan anak-anak buta..*ket nyadar.
Ya Allah ya robb..sungguh ciptaan-Mu SEMPURNA!.
ya sempurna...meskipun mereka tidak mampu melihat indahnya dunia ini tapi Allah memberi karunia yang Suci yakni mata hati.
ya..mata hati..bukan mata yang secara dzohir biasanya kita lihat tapi mata yang berbeda.
.........................................................................................
kali ini saya akan membawakn sebuah lagu..lho kok nyanyi..bukan..bukan..
pada awalnya saya sangat bingung ketika dimintai tolong untuk menyuluh anak-anak tunanetra.
walahdalah..yen iso ndelok ngunu penak..iki ra iso e...penake materi opo yo...?*njeroh batenku ngedumel
mikir mulai isuk sampe bengi sampek isuk maneh..akhire metu ide..
konsul ndhisik wae nang bocah psikologi..
akhirnya dapat pencerahan.Alhamdulillah..
akhirnya muncul ide membawakan secuil materi tentang kesehatan Gigi dan mulut lebih khususnya tentang sikat gigi.
sebelum memulai pada acara inti saya memulai dengan beberapa permainan.
mulai dari 5 BISA! sampai permainan bunyi kentut.:)..alias dunm pretttt.
mereka tertawa lepas tanpa beban yang menyelimuti.
disela-sela canda tawa mereka saya mencoba menanyai satu persatu.
menanyaipun tidak mudah jika tidak tahu namanya.
kalau penyuluhan biasa dengan orang yang biasanya lhak mudah tinggal tunjuk adek yang itu lho yang baju pink..atau adek yang ini didepan saya...
lha iki...mosok tak coba pakai gaya yang seperti itu..lha sing ngerungokke bingung...
misal:
umie: adek yang paling belakang itu(pakai isyarat tunjuk)
Adik: iya kak.
lha cobak yen tuna netra
umie:adek yang paling belakang itu(pakai isyarat tunjuk)
Adik(TN): bingung ta'iye mb...tak oning(niru boso pulau sebelah..hehehe)...
akhirnya setiap saya mau melakukan tindakan, jangan sampai salah..ini audiensnya berbeda.
akhirnya muncullah tu itu ide lg..
setiap saya ingin komunikasi dengan audiens saya harus memegangnya*sorry moody mory akhi lan ukhty..bukannya apa..tenang saya pegang pundaknya kok (podo ae mie.tetep aje megang..semoga Allah mengampuni saya aminnn).
Umie: adek namanya siapa?
Adik: indra kak.
umie: cita-citanya pengen jadi apa?
Adik: Guru dan pemain musik
njeroh atiku: subhanallah.....dengan keterbatasannya mereka tidak mau kalah dengan kita2 ini kawan.mereka hafal not lagu..bisa mencet2 tuh keybord, bisa nabuh drum...nah lo..bisa maen gitar juga..gitar melodi jago mereka man!
ada satu lagi yang membuatku tekesan. adik yang satu ini berbeda dengan kebanyakan adik2 TN(red, tuna netra) yang lainnya.
namanya aspin.
Umie: adik cita-citanya jadi apa?
Aspin: jadi Pendeta!(dengan nada tinggi dan lantang)
waw luarbiasa...
dari hasil wawancara kebanyakan audiens adalah pengen jadi guru.
subhanallah..
nah ini saatnya materi.
tentang sikat gigi.
ketika di ajari sikat gigi gk mungkinlah mereka melihat slide ppt(jika saya buat ppt..untunge yo aku mikir titik lah rekk..heheh)
kami 1 team harus memegangi tangan mereka satu persatu untuk mengajarkan cara menyikat gigi karena mereka tidak bisa mendengar instruksi yang hanya bentuk ucapan..mereka bingung membayangkan kayak gimana tuh instruksi..melihat dunia aja ndak pernah..
ya Allah ya Rabb..
ciptaan-Mu ya Rabb...subhanallah..
jangan salahkan mereka kawan jika setelah makan mereka masih belepotan..
jangan salahkan mereka saudara jika mereka tidak ganti pembalut ketika menstruasi..
mereka bingung dan tidak mengerti..
warna darah saja mereka tidak tahu..
mereka tidak tahu bagaimana bentuk barang yang kotor..
mereka juga tidak tahu dzohirnya barang yang 'bau'..
mereka juga tidak tahu bagaimana bentuk manusia yang cantik yang ganteng..
Astaghfirullah..
beruntungnya mereka yang tidak pernah sedikitpun zina mata.
mereka punya hati..
punya kalbu..
dan itulah yang sering ,mereka dengarkan.
kalbu yang masih utuh dan murni selalu mengatakan yang BENAR.
sedang kita..wabilkhusus saya..
mata secara dzohir sehat..
bisa melihat warna dunia..
bisa melihat cowok ganteng *neh susahnya minta ampyuuunnnn untuk ghoudul bashor..astaghfirullah...
bisa melihat apapun dah.
tapi dengan bisa melihat apapun itu akhirnya kita tidak memiliki mata hati..
masih banyak orang-orang yang tidak buta tapi buta matahatinya..
karena dari 'mata' yang terlalu sering melihat kemaksiatan yang akhirnya membutakan matahati yang suci..
astaghfirullah..
semoga kita dikumpulkan dalam bejana orang-orang yang beruntuk dan dijauhkan dari orang-orang yang fasik. Amin.
Semoga bermanfaat Konco..meski tulisane ijih amburadooolll
buah mangga buah pepaya..
Simak Terus kisah selanjutnya..
:D
2011/06/20
Kekuatan Untuk Menjalani Hidup
Seberapa besarkah kekuatan yang dibutuhkan oleh manusia agar sanggup menjalani hidupnya dengan baik? Kita tidak pernah tahu, namun yang jelas adalah potensi yang sudah kita miliki plus pertolongan dan bantuan Allah, kita dijamin akan sanggup menjalani hidup dengan beban sebesar apa pun.
Allah sudah menjamin hal ini, meski kekuatan manusia memang terbatas, tetapi semua beban yang kita hadapi masih berada dibawah kemampuan manusia itu.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS. Al Baqarah: 286)
Saat Kekuatan Dirasa Kurang
Mungkin Anda pernah merasakan bahwa kekuatan yang kita miliki itu kurang. Serasa beban terlalu berat seolah kekuatan kita tidak cukup untuk menjalaninya. Jika kita yakin dengan firman Allah diatas, jelas kekurangan yang kita rasakan hanyalah prasangka saja.
Saat Anda merasa lemah, maka ingatlah ayat diatas. Yakinlah, bangunlah keyakinan pada diri Anda bahwa potensi yang Allah berikan kepada Anda sesungguhnya cukup untuk menghadapi beban yang kita pikul. Plus, kita masih bisa meminta bantuan dan pertolongan Allah Subhaanahu wa Ta’ala.
Keyakinan Akan Kekuatan Yang Semu
Mungkin, banyak orang yang mengatakan bahwa dia tahu dan beriman dengan ayat diatas. Dia mengatakan bahwa dia pasti sanggup menghadapi semua beban sebesar apa pun. Dia mengatakan bahwa potensi manusia itu adalah dahsyat. Dia mengatakan bahwa dia yakin dengan pertolongan Allah.
Namun betulkah? Ini yang patut kita renungkan. Betulkah kita sudah yakin atau hanya dalam mulut semata?
Mari kita periksa, apakah diri kita sudah mencerminkan pribadi yang memiliki keyakinan yang mantap akan kekuatan yang dimilikinya?
Masihkah kita mengeluh atas kesulitan dan beratnya hidup? Jika Anda memang yakin dengan kekuatan yang Anda miliki, kenapa harus mengeluh? Sebuah keluhan adalah pengakuan akan beratnya beban yang dihadapi. Keluhan adalah sebuah pengakuan bahwa kita merasa lemah tidak berdaya. Jika kita merasa kuat, kenapa harus mengeluh? Jalani saja, terjang semua halangan dan rintangan. Semua itu akan diwujudkan dengan tindakan, bukan dengan kata-kata keluhan.
Tidak memiliki cita-cita yang tinggi. Orang yang merasa lemah, dia tidak akan berani memiliki cita-cita yang tinggi. Hidupnya hanya untuk sekedar bisa berjalan saja, sebab apa yang ada dalam pikiran bawah sadarnya hanya sekedar bertahan. Bertahan saja susah, kenapa harus memikirkan yang besar? Sudahlah tidak usah muluk-muluk, bisa makan saja sudah cukup. Dan sebagainya. Semua itu adalah gambaran bahwa Anda merasa lemah.
Melepaskan diri dari beban yang berat, seperti tugas dakwah dan jihad. Dia akan membayangkan bagaimana beratnya tugas dakwah dan jihad. Maka dia melepaskan diri dengan berbagai dalih bahwa dia tidak sanggup, dia sibuk, dan sebagainya. Kalau pun dia berdakwah, dia hanya memilih yang ringan saja, yang tidak keluar dari zona nyaman dia. Ini adalah bagian saya, katanya. Saya hanya bisa melakukan hal ini. Sementara, dia menganggap tugas-tugas berat itu adalah tugas orang lain, bukan tugas dia. Saat dia yakin bahwa dakwah dan jihad adalah sebuah kewajiban, kanapa harus memilih yang ringan-ringan saja? Dia akan mengatakan, yang sesuai dengan kesanggupannya. Terbukti bahwa dia mengakui dirinya lemah. Kesanggupannya hanya sampai disana.
Tergantung atau menggantungkan diri pada kondisi. Dia takut akan perubahan yang mungkin terjadi. Bagaimana jika perubahan akan merusak bisnisnya? Bagaimana jika perubahan akan mengancam karirnya? Itu mungkin saja, perubahan akan selalu terjadi. Bisa jadi, bisnis Anda akan bangkrut akibat perubahan. Bisa jadi karir Anda tamat karena perubahan teknologi. Benar? Tidak. Bukan, bukan perubahan yang mengakibatkan bisnis hancur dan karir yang terancam, tetapi karena diri Andalah yang tidak menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Saat Anda takut, artinya Anda mengakui kelemahan diri.
Tergantung pada pekerjaan saat ini. Termasuk, saat Anda merasa takut kehilangan pekerjaan saat ini. Kalau saya berhenti, bagaimana dengan makan anak istri saya? Padahal, siapa yang bisa menjamin Anda akan terus memiliki pekerjaan? Jika Anda seseorang yang yakin dengan kekuatan yang dimilikinya, maka dia yakin akan sanggup mengatasi masalah ekonomi seandainya dia kehilangan pekerjaan. Takut akan kehilangan pekerjaan, adalah sebuah pengakuan bahwa diri lemah dan kurang meyakini potensi diri dan pertolongan Allah.
Anda bisa mendebat, Anda bisa berdalih atas apa yang ditulis diatas. Namun semua itu tidak akan ada gunanya, hanya mempertegas diri bahwa Anda kurang yakin akan kekuatan diri dan kekuatan pertolongan Allah. Akan lebih bermanfaat, jika Anda meningkatkan keyakinan diri bahwa Anda sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk mengatasi semua beban hidup dengan pertolongan Allah.
Mengapa Harus Mengasah Kreativitas?
Saya sudah banyak menulis artikel tentang manfaat kreativitas, diantaranya
Salah Satu Potensi Itu Adalah Ide-ide
Cara Mengatasi Masalah
Rahasia Selalu Ada Jalan
Cara Membangkitkan Gairah Kembali
Cara Memecahkan Masalah
Kekuatan Kreativitas
Perlukah Kreativitas?
Setiap dari kita memiliki kekuatan untuk menjadi kreatif. Allah Subhaanahu wa ta’ala sudah menciptakan manusia dengan kemampuan kreativitasnya. Masalahnya adalah bahwa kita, terlalu sering, menghambat kreativitas alami kita sehingga membuat kesalahan dalam berpikir dan menjadikan diri kita lebih banyak masalah daripada seharusnya. Untuk itu kita perlu mengasah kreativitas agar tetap tajam dan mampu menghasil ide-ide cemerlang.
Berikut adalah 7 cara untuk mengasah kreativitas alami Anda
Jangan Terlalu Cepat Membuat Asumsi.
Terlalu cepat mengambil asumsi adalah contoh dari sikap malas berpikir. Kenapa disebut malas? Karena sering kali kita tidak mau menunggu untuk mendapatkan semua informasi yang kita perlukan untuk mendapatkan kesimpulan yang benar. Terlalu cepat mengambil asumsi artinya dia malas untuk mendapatkan atau mencari informasi yang diperlukan.
Ada kisah dari nasabah di bank yang setelah menguangkan cek dan berbalik untuk pergi, kemudian kembali dan berkata:
“Maaf, saya pikir Anda membuat kesalahan.”
Kasir menjawab, “Saya minta maaf tapi tidak ada yang bisa saya lakukan Anda harus menghitungnya di depan kami. Jika Anda sudah berjalan kaki, kami tidak lagi bertanggung jawab.”
Nasabah menjawab: “OK, terima kasih atas tambahan $ 20.”
Si kasir terlalu cepat mengambil asumsi, dikiranya si nasabah mau meminta tambahan karena kurang, padahal justru kelebihan. Akhirnya si kasir malah rugi sendiri.
Tip Mengasah Kreativitas: Bila Anda merasa diri Anda ingin untuk menarik kesimpulan, usahakan sampai mendapatkan informasi yang cukup. Kesabaran dan kemauan mendapatkan informasi yang cukup adalah salah satu cara untuk mengasah kreativitas kita.
Lihat Hal Dari sudut pandang orang lain.
Pikiran yang benar-benar terbuka bersedia menerima bahwa, tidak hanya mengandalkan sudut pandang sendiri, tetapi bahwa sudut pandang orang lain mungkin lebih valid. Anda boleh hebat, tapi orang lain bisa mendapatkan informasi yang belum pernah Anda dapatkan. Bisa jadi, ilmu Anda sudah banyak, tetapi orang lain juga bisa menemukan ilmu, meski pun sedikit, tetapi belum Anda ketahui.
Tip Mengasah Kreativitas: Bersiaplah untuk mempertimbangkan sudut pandang orang lain. Sebab, bisa jadi Anda menemukan sesuatu yang belum pernah Anda temukan.
Mengasah Kreativitas Dengan Menghindari Berpikir Yo-Yo.
Beberapa orang cenderung memiliki kecenderungan untuk berayun dari suasana hati yang sangat positif satu menit untuk satu yang sangat negatif berikutnya, semuanya karena apa yang mereka lihat di depan mereka. Ini seperti yo-yo: satu menit, turun berikutnya atau dikenal juga orang yang tergantung mood.
Tip Mengasah Kreativitas: Jika ada tergantung oleh mood, maka pikiran Anda tidak akan bekerja dengan baik. Oleh karena itu mulailah belajar berpikir tanpa harus dipengaruhi oleh mood.
Menghilangkan Kebiasaan Malas Berpikir.
Kebiasaan malas berpikir bisa menjadi batu sandungan besar untuk berpikir jernih. Malas berpikir bisa mendapatkan kesimpulan yang salah, informasi yang tidak lengkap, dan tidak mendapatkan apa yang seharusnya Anda dapatkan. Sementara, Anda akan bertindak sesuai dengan kesimpulan yang Anda dapatkan. Anda tidak akan pernah mendapatkan ide-ide kreatif jika malas berpikir.
Tip Mengasah Kreativitas: Jangan berpikir bahwa, sesuatu terjadi selalu dengan cara biasanya. Bisa saja, kali ini berubah. Jangan pernah mengandalkan “biasanya”. Ciri orang yang malasa berpikir selalu beralasan dengan “biasanya”.
Think Like A Child.
Sedikit bergaya, dengan menggunakan bahasa Inggris, berpikirlah seperti anak kecil.
Penelitian menunjukkan bahwa jumlah sinapsis, atau koneksi di otak pada anak dua lebih besar daripada orang dewasa rata-rata. Inilah alasannya anak-anak tidak memiliki batasan pandangan terhadap dunia, sebagaimana orang dewasa.
Tentu saja tidak semua cara berpikir anak-anak harus ditiru. Cara berpikir ana-anak yang bisa ditiru adalah keinginan mencoba dan mengetahuinya yang tinggi. Sementara cara berpikir bergantung pada orang lain, manja, dan cengeng jangan ditiru.
Tip mengasah kreativitas: Jangan khawatir tentang mitos usia. Dengan stimulus yang tepat dan gairah untuk belajar, Anda benar-benar dapat meningkatkan kekuatan otak Anda.
Lihat The Detail Serta The Big Picture.
Tip Mengasah Kreativitas: langsung saja baca artikel ini:
Berpikir Zoom In dan Zoom Out
Pikirkan Untuk Diri Anda.
Tahukah Anda, jika kita sering menonton berita, ada pola pikir yang secara tidak sadar kita terima. Media memang digunakan untuk membentuk opini. Nah, Anda jangan terbawa opini publik dengan mudah. Sepertinya benar karena sudah menjadi opini umum, tetapi pernahkah Anda berpikir untuk berbeda? Intinya berusahalan berpikir untuk diri sendiri, jangan hanya mengikuti opini orang lain.
Tip Mengasah Kreativitas: Jangan biarkan opini orang lain mempengaruhi Anda bagaimana untuk berpikir. Berpikirlah dengan jernih, mungkin opini publik itu salah, mungkin juga benar. Hanya Al Quran dan Hadits Shahih yang dijamin kebenarannya.
Insya Allah setelah melakukan 7 tip mengasah kreativitas ini Anda akan terpukau karena banyak ide-ide cemerlang yang Anda hasilkan. Selamat mengasah kreativitas Anda
2011/06/16
“pemimpin masa depan dambaan ummat”

@ aula sabdoadi:muktamar DAI 2010
di tulis oleh: Umi Khoirun N
“pemimpin masa depan dambaan ummat”
Al qolam:4
“dan sesungguhnya engkau wahai nabi Muhammad,..”
Rahasia sukses nabi:
Hadit tafsir ibnu katsir, dari nasa’i
:bertanya kpd aisyah: akhlak nabi itu seperti apa?, akhlaknya nabi itu ya Al-qur’an, kemudian aisyah membaca al qur’an surat al-mukminun 1-10”
1. Orang –orang yang khusyu’ dalam sholatnya, sholat dg penuh pemahaman sehingga mampu dan berdampak pada perilaku kesehariannya
Ada 6 langkah menuju khusyu’:
a. Hadirnya hati-yg shoal tdk hanya fisik kita, yag rukuk tdk hanya lisan tapi juga hatinya(qolbunya)
b. At-tafahum(memahami),
c. At-ta’dzim(mengagungkan Allah)
d. Haiba(takut kepada Allah-takut Karen segan dengan keagungan Allah SWT)
e. A-R0ja’(harap2 cemas)
f. Alhaya’(malu kepada Allah)-selama ini kufur kepada Allah, kufur nikmat, dl.
2. Menjauhi perbuatan keji, Ayat kedua dari al-mukminun, doanya seorang pemimpin itu mustajab,ada beberapa doa hamba-Nya yang tidak akan ditolak oleh Allah salah satunya adlah pemimpin yang adil.dan juga wajahatul madlub (orang teraniaya),
3. Walladzinahum anizzakati faailun(menunaikn zakat) tidak haya menunaikan zakat tapi juga memobilisasi ummatnya untuk menunaikan zakat.
4. Yang mampu menjaga farji…(allahummahgfirli dzanbi watohhir qolbi, wa hashin farji)
5. Orang yang menjaga amanah dan janjinya.
6. Orang yang senantiasa menjaga sholatnya(menjaga prinsipnya, klo waktu sholat segera tunaikan untuk selalu tepat waktu, yang dijaga sunnahnya, wajibnya, waktunya)
Dalam ayat diatas di awali dan diakhiri dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan sholat karena dg sholat maka dia akan mampu menjaga zakatnya, menjaga perbuatannya dari perbuatan keji dan mungkar, menjaga farjinya, dll.
Maka milikilah karakter surat al-mukmin ini.
Okay sobat!!
2011/03/30
Tantangan besar dalam hidupku..
saat ini dia dihadapkan dalam pilihan yan penuh dengan resiko.
suatu amanah berat dari seorang sarjana adalah mempertahankan nama baik tempat dimana ia dulu menimba ilmu.
disisi lain, dia mendambakan sesuatu yang ia impikan selama ini..
menjadi seseorang yang sukses mulia.
setiap orang tua pasti menginginkan anaknya untuk bahagia baik secara moral maupun materiil.
namun, bagaimana jika keinginan seorang anak tidak sesuai dengan keinginan orang tuanya.
ya...untung dia mngerti arti sebuah makna:
-ridholloh adalah Ridho Orang tua-
dirinya mengerti dan tahu bahwa dirinya tidak akan bisa jika berkutat dengan hal yang monoton. dia adalah anak yang dinamis dan lincah penuh semangat. dia memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bisa meuwujudkan keinginan orangtuanya namun caranya berbeda.
jika di ibaratkan keinginan anak dan orangtua adalah ingin sampai pada tujuan yakni di kota malang dan perjalanan dimulai dari surabaya . namun orang tua menyarankan untuk lewat jalan raya biasa saja(padahal klau nyampe porong macetnya bukan main) namun dia mengenali dirinya bahwa dia mampu untuk lewat tol dan bisa cepat untuk bisa sampai ke tujuan.
namun berkaca dengan keadaanya dia memutuskan untuk lewat jalan raya kemudian lewat tol dari gerbang tol sidoarjo bungur.
ya..itu adalah sketsa permasalahan yang dihadapinya.
semoga dia bisa memuwjudkan cita-cita orangtuanya dan dia juga bisa menekuni apa yang ia gemari..
aminnn...
2010/11/30
Baru kusadari..

Baru kusadari..
Selama 22 tahun perjalanan yang penuh onak, duri, dan tangisan penuh keceriaan kulewati..
Dan kini kutemui.
Sesosok makhluk yang selalu membuatku iri dan selalu ingin berkompetisi dengannya..
Sungguh luarbiasa segala sesuatu dalam dirinnya..
Ternyata Allah memberikan nikmat yang tiada tara untuknya.
Mulai dari nikmat wajah yang menawan dan menyejukkan dipandang mata…
Sampai perilakunya yang membuat orang disekelilingnya kagum, segan, dan mencintai dirinya karena-Nya…..
Dan satu lagi sifatnya yang menyerupai salah satu sifat pejuang dijaman Rasulullah….
Yakni kesabarannya..
Subhanallah..
Ya Allah Ya Rabb..
Hamba bersyukur karena Engkau pertemukan aku dengannya….
Dan baru kusadari..
Ternyata banyak hikmah sarat makna yang bisa kuambil darinya..
Dan..
Baru kusadari..
Banyak pelajaran kehidupan yang kuperoleh darinya..
Dan..
Baru kusadari..
Dia mencintaiku apa adanya..
Dan baru kusadari..
Aku mempunyai kesulitan jika harus berpisah dengannya…
Dan baru kusadari..
Aku masih belum siap jika harus berpisah dengannya..
Karena aku..
Sudah tergantung padanya..
Dan..
Kini..
Baru kusadari.
Persahabatan dan persaudaraan ini begitu dekatnya..
Aku hanya berdo’a semoga hamba hanya tergantung pada-Mu saja Ya Rabb..
Not the others.
Aku mencintainya karena-Mu ya Rabb.
Maka semuanya ku serahkan kepada-Mu..
Karena Engkaulah yg mampu menyambung dan memutuskan ikatan ini…
2010/11/18
dalam kesunyian aku bersujud
aku berdoa..
ya Rabb..
sekarang sudah bulan november..pertengahan...
akankah hamba bertahan dalam ikhtiar ini..
ya Rabb.
tolong hamba..
aku dan nyanyian harapanku telah meluap dalam jurang cucuran air jernih dari-Mu..
dan jujur..
aku tak bisa jauh..
jauh dari-Mu..
ya Rabb..
berikan hamba petunjuk dari-Mu..
berikan hamba teguran-Mu...
baik secara langsung atau melewati hamba-hamba-Mu..
ya Rabb..
hamba hanya bisa memohon..
Engkau yang memutuskan...
idealisme..
dalam 4 tahun yang telah kulalui..
tidak kubiarkan menguap begitu saja..
ya sebagai seorang sarjana kesehatan masyarakat..
dimana 4 th idealisme itu dipupuk..
tidak akan kukorbankan begitu saja...
namun hamba bingung jika harus dihadapkan seperti ini..
subhanallah..
sekolah kehidupan sesi ini cukup membuatku berpikir keras..
butuh suntikan semagat dan masukan..
sekiranya jalan yang mana yang harus kuhadapi...
tentunya Allah-lah tempat berlabuh..
ya..
hanya melalui tulisan ini..
beban ini sedikit terkurangi...
dalam titian takdir ini..
hidup, mati, rizki, dan satu lagi apa lupa..
sudah menjadi ketetapannya..
tp hamba masih optimis ya Rabb..
bahwa Engkau masih sayang kepada hamba...
ya Rabb..
jujur..
terkadang hamba cukup sulit mengendalikan diri hamba..
ya Rabb..
izinkan hamba juga selalu dicintai makhluk-Mu..
dimana mereka selalu bersujud, bertasbih dan bertahmid kepada-Mu..
hidupku hanya satu..
dan hanya kuperuntukkan pada-Mu..
bukan yang lainnya..
dan untuk bisa bertahan hidup..
hamba harus melewati ini semua....
18 november 2010
7.48 PM
asrama YKMS Universitas Airlangga
ditemani Si Leno..
netbook kecil mungil..yang insyaAllah bermanfaat untuk semua..
2010/10/31
cintaku dan cinta-Nya...
Juang Cinta Para Wanita
copy rights from dakwatuna.com
Oleh: Shabra Shatilla
edited: Umi Khoirun N
“Wahai Abu Utsman,” kata perempuan itu, “Sungguh aku mencintaimu.”
Suasana hening sejenak. “Aku memohon, atas nama Allah, agar sudilah kiranya engkau menikahiku,” lanjutnya.
Lelaki yang bernama lengkap Abu Utsman An Naisaburi itu diam. Ada keterkejutan dan kegamangan dalam dirinya tatkala mendengar perkataan perempuan yang datang kepadanya itu. Ia tidak mengenal perempuan ini dengan baik. Namun, tiba-tiba saja perempuan ini datang menemuinya dan menyatakan rasa cintanya yang dalam kepadanya. Bahkan saat itu pula, atas nama Allah, perempuan itu meminta pada Abu Utsman untuk menikahinya. Seakan keterkejutan yang dirasakan Abu Utsman bertumpuk-tumpuk di atmosfir hatinya.
Abu Utsman diam. Memikirkan keputusan apa yang hendak diambilnya. Sebagai seorang pemuda, ia dihadapkan pada sebuah keputusan besar dalam hidupnya. Sebuah keputusan yang mungkin akan dijalaninya selama lebih dari separuh usianya dan separuh imannya. Selama ini keluarganya senantiasa mendorongnya untuk segera meminang salah seorang perempuan shalihah di wilayah itu. Namun, ia selalu menolak dorongan dari keluarganya itu hingga hari ini. Maka, sampai sekarang ia masih juga membujang. Ia akan mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya, termasuk segala konsekuensi yang menyertainya.
Imam Abul Faraj Abdurahman ibnu Al Jauzi menuliskan dalam salah satu kitabnya, Shaidul Khathir, bahwa Abu Utsman kemudian datang ke rumah si perempuan. Ia mendapati orangtua si perempuan adalah orang yang miskin. Namun, keputusannya tetaplah bulat untuk meminang si perempuan yang datang menyatakan cinta kepadanya itu. Terlebih lagi karena perempuan itu memintanya untuk menikahinya. Ia menyaksikan kebahagiaan yang berlimpah pada orangtua si perempuan mendengar bahwa putrinya dipinang oleh Abu Utsman, lelaki yang berilmu, tampan, shalih, penyabar, setia, jujur, tulus, dan terhormat.
Mereka pun menikah. Hingga akhirnya sang istri itu meninggal dunia lima belas tahun kemudian. Namun, sejak malam pengantin mereka ada kisah yang baru terungkap setelah kematian sang istri. “Ketika perempuan itu datang menemuiku,” kisahnya, “Barulah aku tahu kalau matanya juling dan wajahnya sangat jelek dan buruk. Namun, ketulusan cintanya padaku telah mencegahku keluar dari kamar. Aku pun terus duduk dan menyambutnya tanpa sedikit pun mengekspresikan rasa benci dan marah. Semua demi menjaga perasaannya. Walaupun aku bagai berada di atas panggang api kemarahan dan kebencian.”
Ah, kita jangan marah pada Abu Utsman yang mengharapkan istri yang cantik dan sempurna, tapi kemudian hanya mendapatkan istri juling dan buruk wajah. Itu merupakan sisi manusiawi dari lelaki yang menginginkan kecantikan dan kesempurnaan dari pendamping hidupnya. “Begitulah kulalui lima belas tahun dari hidupku bersamanya hingga dia meninggal,” lanjutnya berkisah. “Maka, tiada amal yang paling kuharapkan pahalanya di akhirat, selain masa-masa lima belas tahun dari kesabaran dan kesetiaanku menjaga perasaannya dan ketulusan cintanya.” Kesetiaan itu adalah bintang di langit kebesaran jiwa, kata Anis Matta.
Sungguh, saya sangat kagum dengan sepasang suami istri ini. Meskipun cinta di antara mereka tidak pernah benar-benar ada dalam masa-masa lima belas tahun perkawinan itu, tapi perjuangan cinta si perempuan sangat luar biasa di mata saya. Meskipun sang perempuan itu tahu bahwa ia bermata juling, meskipun ia tahu bahwa ia hanya anak orang miskin, meskipun ia tahu bahwa ia bukan perempuan berwajah cantik satin, tapi ia memperjuangkan cintanya untuk membersamai orang yang dicintainya itu. Ia berhasil membersamainya dalam masa lima belas tahun hingga maut datang menjemput. Ia memang tidak tahu bahwa selama masa itu sang suami, Abu Utsman An Naisaburi, tidak pernah benar-benar mencintainya. Namun, Abu Utsman membuktikan bahwa ia adalah lelaki yang setia, tulus, sabar, dan senantiasa menjaga perasaan sang istri yang demikian tulus mencintainya. Bagi saya, semua hal itu adalah bagian dari cintanya, hanya saja bentuknya yang sedikit berbeda. Sungguh, saya sangat kagum dengan sepasang suami istri ini. Semua bermula tatkala si perempuan itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.
Ada pula kisah lain dari shahabiyah Rasulullah. Namanya Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah. Ia adalah salah seorang perempuan Madinah dari Bani Aus yang berstatus janda. Khaddam, sang ayah Khansa’, mengawinkannya dengan seorang lelaki yang juga berasal dari Bani Aus. Namun, ia tidak menyukai lelaki itu dan sebenarnya ia telah menyukai lelaki lain. Maka, berangkatlah Khansa’ menemui Rasulullah. Ia menceritakan kasus perselisihannya dengan sang ayah dan mengutarakan hasrat hatinya bahwa ia mencintai lelaki lain itu. Rasulullah pun memanggil sang ayah dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan kebebasan kepada putrinya dalam memilih calon suaminya sendiri.
“Sesungguhnya,” tutur para imam hadits dalam kitab mereka, “Ayahnya menikahkan dia, sedangkan dia seorang janda maka ia tidak suka pernikahan itu, kemudian datang kepada Rasulullah. Maka Rasulullah menolak pernikahannya.” Hanya Imam Muslim yang tidak mencatat riwayat dari Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah ini.
Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah pun memilih. Ia memutuskan untuk meninggalkan perkawinan paksaan sang ayah dan menginginkan dinikahi oleh orang yang dicintainya. Dalam Shahifah Amru bin Syaibah, disebutkan bahwa lelaki itu terlebih dahulu meminang Khansa’ dan sudah diterima Khansa’. Nama lelaki itu adalah Abu Lubabah bin Abdil Mundzir. Ia adalah salah seorang sahabat utama yang menghadiri Bai’atul Aqabah kedua, ia adalah wakil Rasulullah di Madinah saat Perang Badar untuk menjaga keamanan dan ketertiban penduduk kota Madinah, anak-anak, kaum perempuan, kebun buah-buahan. Ia juga ditugasi untuk memberi makanan pada warga yang kelaparan dan memenuhi kebutuhan semua warga yang ada, baik anak-anak maupun orang tua sampai pasukan yang berada di jalan Allah itu kembali. Dengan lelaki mulia inilah Khansa’ menjatuhkan pilihannya, ia menikah dengan lelaki yang dicintainya. Ia menikah dengan lelaki yang diperjuangkannya hingga melibatkan keputusan Rasulullah atas pemaksaan sang ayah. Dari pernikahan mereka itu lahirlah seorang perempuan bernama Lubabah.
Pada Khansa’ binti Khaddam Al Anshariyah pula kita berterimakasih atas pelajaran penting tentang larangan pemaksaan menikah dari orang tua jika sang putri tidak menyukai calon suaminya. Dari Khansa’ pula kita belajar tentang hak-hak perempuan dalam syariat Islam dan menjalankan hidupnya sebagai bagian dari sistem struktur masyarakat madani. Semua bermula tatkala si perempuan itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.
Kisah hidup perempuan paling mulia di zamannya pun melakoni episode perjuangan cinta ini.
“Sebenarnya ia orang biasa,” kata perempuan mulia itu. Dr Thaha Husain menuliskan fragmen ini dalam saduran kisahnya yang dinukil oleh Saefulloh Muhammad Satori dalam Romantika Rumah Tangga Nabi. Perempuan mulia ini bernama Khadijah binti Khuwailid. Sedangkan orang yang dibicarakannya adalah Muhammad bin Abdullah yang kala itu berusia sekitar dua puluh lima tahun. “Saya kenal ibunya. Saya kenal ayahnya, dan saya turut hadir pada waktu ia baru lahir,” terangnya.
Dalam pandangan Khadijah, sosok Muhammad muda adalah sosok dengan kebaikan yang melimpah, kewibawaan lelaki, kepercayaan amanah, dan pesona jiwa yang tak mampu tersembunyikan oleh kerasnya hidup yang dilaluinya. Sebentuk empati pada Muhammad muda menunas di hatinya. Segala kabar miring yang pernah didengarnya dari orang-orang yang mengatakan bahwa kedudukan Muhammad hanyalah seorang penggembala kambing penduduk Mekah tertepis dengan sendirinya menyaksikan amanahnya pada lelaki itu terlaksana dengan gemilang.
Rasa empati di dalam hati Khadijah bertransformasi, lembut, lambat dan menumbuh pelan, pasti. Rasa empati itu semakin lama berbunga cinta. Ia merasakan perasaan manusiawi terhadap lelaki mulia yang menjadi pekerjanya itu. Dan seperti bentuk cinta jiwa lainnya, cinta yang dirasakannya menginginkan balasan dan penghalalan di singgasana pernikahan. Namun, ia masih merasakan keraguan di dalam dirinya untuk membersamai sang lelaki mulia itu. Sebelumnya, ia telah menikah dengan Atiq bin Aid bin Abdullah Al Makhzumi dan Abu Halah Hindun bin Zarrah At Tamimi. Bahkan ia telah memiliki putri yang sudah berada di usia nikah dan seorang putra lagi. Saat itu Khadijah berusia sekitar empat puluh tahun. Selisih usianya dengan Muhammad sekitar lima belas tahun.
Dalam kebimbangan itu, datanglah kawan karibnya yang bernama Nafisah binti Munayyah. Ia adalah kawan Khadijah dimana ia banyak mendengarkan keinginan-keinginan hati Khadijah. Dan kali ini termasuk tentang rasa cintanya terhadap Muhammad dan hasrat hatinya untuk menjadi istri dari lelaki yang dicintainya itu. Nafisah pun mengerti. Ia menawarkan bantuannya untuk menjadi utusan rindu antara Khadijah dan Muhammad.
Segera ditemuinya Muhammad. Ditanyalah lelaki mulia ini alasan-alasan mengapa ia belum juga menikah. Ia juga menjelaskan kepada Muhammad tentang keutamaan-keutamaan bagi orang yang menikah yang didampingi seorang istri yang setia. Muhammad muda termangu membayangkan idealisme yang dijabarkan nafisah dan realita yang dihadapinya di masa lalu dan kini.
“Aku tidak tahu dengan apa aku dapat beristri…?” jawab Muhammad dengan pertanyaan retoris.(ehm..kerennya jawaban Rasulullah..^_^)
“Jika ada seorang perempuan cantik, hartawan, dan bangsawan yang menginginkan dirimu, apakah engkau bersedia menerimanya?” tanya Nafisah balik.
Syaikh Shafiyurahman Al Mubarakfuri dalam Rahiq Al Makhtum menyebutkan bahwa Nafisah binti Munayyah bergegas menemui Muhammad muda dan membeberkan rahasia Khadijah tersebut dan menganjurkannya untuk menikahi Khadijah. Muhammad pun menyetujuinya dan merundingkan hal itu dengan paman-pamannya. Kemudian mereka mendatangi paman Khadijah untuk melamarnya bagi Muhammad. Pernikahan pun segera berlangsung dengan dihadiri oleh Bani Hasyim dan para pemimpin suku Mudhar. Muhammad menyerahkan mahar sebanyak dua puluh ekor unta muda (jika ingin lebih jelas kayak gimana alur nafisah mempertemukan antara Khadijah N Rasulullah..baca Sirah nabawi & nabawiyah yaw..hehe...red : proses baca^_^).
“Muhammad,” kata Abu Thalib, sang paman, dalam Romantika Rumah Tangga Nabi, “Adalah seorang pemuda yang mempunyai beberapa kelebihan dan tidak ada bandingannya di kalangan kaum Quraisy. Ia melebihi semua pemuda dalam hal kehormatan, kemuliaan, keutamaan, dan kecerdasan. Walaupun ia bukan termasuk orang kaya, tapi kekayaan itu dapat lenyap. Sebab setiap titipan atau pinjaman pasti akan diminta kembali. Sesungguhnya Muhammad mempunyai keinginan khusus terhadap Khadijah binti Khuwailid, begitu pula sebaliknya…”
Tentu saja kisah cinta Khadijah – Muhammad adalah kisah yang sarat dengan hikmah dan berlimpah berkah. Dua orang mulia bertemu dalam singgasana pernikahan yang sama. Bergemuruh oleh kerja-kerja cinta di antara keduanya. Saling melengkapi di antara keduanya. Dan kematangan serta sikap keibuan Khadijah adalah energi gerak dan penenang jiwa tatkala sang suami memikul amanah langit dan menyampaikan dua kalimat keadilan. Penyiksaan psikis pun bisa dikikis oleh rasa kasih dan sayang Khadijah pada Muhammad, Rasulullah.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya Khadijah hanya berdiam diri menunggu takdir cintanya kepada Muhammad. Bisa jadi Rasulullah tetap akan meminang Khadijah. Namun, bisa jadi hal lain yang terjadi, yakni tidak terjadi apa-apa di antara keduanya. Dan tentu ceritanya akan lain jika Khadijah tidak menikah dengan Muhammad. Namun, sejarah cukup membuktikan bahwa takdir telah diciptakan oleh Khadijah dengan mengutarakan rasa cintanya melalui kawan karibnya, dan takdir ciptaannya itu pun berjodoh dengan takdir ilahi. Khadijah memang perempuan mulia, dan kemuliaannya itu tidak mengurangi kekuatan dirinya untuk memperjuangkan rasa cintanya. Dan cinta Khadijah – Muhammad pun mengabdi di langit jiwa sejarah manusia. Semua bermula tatkala perempuan mulia itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.
Kita seringkali tidak memahami bahwa kehidupan berjalan dalam siklus pilihan, keputusan, dan konsekuensi. Kisah-kisah hidup perempuan-perempuan ini memang berakhir bahagia dalam perjuangan cintanya untuk membersamai lelaki yang dicintainya. Namun, ada juga kisah yang tidak gemilang, bahkan berkesan coretan buram menghitam dalam sejarah perjuangan cinta, jika boleh kita sebut cinta. Mari kita simak kisahnya sebagaimana dituturkan Salim A Fillah dalam Jalan Cinta dengan menukil dari Raudhatul Muhibbin dan Taujih Ruhiyah.
Ini kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang bunga di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tak banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya. Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman surga.
Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang beredar. Bahwa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa akhlaqnya suci. Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri. Bahwa ketaqwaannya telah berulang kali teruji. Namanya kerap muncul dalam pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.
Gadis pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak, terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan. Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti apakah cintanya bersambut sama.
Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu. Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.
Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis yang mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah kebiasaan yang ada pada keluarganya.
”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”
Sang pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau tertipu olehnya.”
”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”
Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak hanya akan menjadi rasa sakit dan penyesalan yang tak berkesudahan.”
Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan, ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegup. Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan kesusahan.”(hrrr...)
”Jangan lakukan itu kecuali dengan hak-Nya”, kata si pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”
Ah, perjuangan cinta si perempuan itu tampak nyata tidak indah. Memang benar ia orang yang romantis dan memiliki daya khayal yang tinggi serta kemampuan merangkai kata yang indah. Namun, semuanya berbau aroma syaitan dan nafsu. Kesucian cinta yang seharusnya ada di dalam hatinya dan mengejawantah di dalam laku juangnya ternyata tergerus oleh badai hawa nafsu. Selain persoalan ikhtilath yang terjadi di antara mereka, si perempuan itu tidak menunjukkan juang cintanya dalam bentuk yang halal. Semuanya di luar bingkai pernikahan. Begitu hitam dan memalukan yang mendengar kisahnya. Semua bermula tatkala si perempuan mulia itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.
“Di kota Kufah,” tulis Ibnul Qayyim dalam Raudhatul Mubibbin, “Ada seorang pemuda yang tampan sekali wajahnya, rajin beribadah, dan berijtihad. Suatu hari dia singgap di suatu kaum dari An Nakha’. Di sana pandangannya terpapas dengan seorang gadis yang cantik jelita dari kaum itu, sehingga dia langsung jatuh cinta kepadanya. Dia pun berpikir untuk menikahinya. Dia singgah di tempat yang lebih dekat dengan rumah gadis itu, lalu mengirim utusan untuk menyampaikan pinangan kepada ayah sang gadis. Namun, dia dikabari ayahnya, bahwa gadis itu sudah dipinang oleh anak pamannya sendiri.”
Lelaki shalih dan perempuan itu ternyata telah saling mencinta. Dan status si perempuan yang telah dipinang membuat mereka tidak bisa bersatu. Gelora cinta dan asmara begitu menggebu di antara keduanya. Tatkala si perempuan sudah demikian merasa berat, maka ia mengirim utusan kepada lelaki itu.
“Aku sudah mendengar tentang besarnya cintamu kepadaku. Aku pun sedih karenanya. Jika kamu mau, aku bisa menemuimu. Atau jika kamu mau, maka aku bisa mengatur cara agar kamu bisa masuk ke dalam rumahku,” kata utusan itu menirukan pesan si perempuan.
Lagi-lagi, pernyataan cinta dan perjuangan untuk dapat membersamai ini kembali dicoret dengan warna buram menghitam (hmmm..pintarnya iblis menggoda..jangan sampai ada syaitan dalam sifat kita..). Keindahan cintanya di antara sepasang manusia itu ternodai oleh niat yang tidak lempang. Terpesong dari jalan cinta rabbani. Namun, ada yang indah dari kisah ini. Tatkala mendengar tawaran dari si perempuan yang sedang mabuk kepayang oleh cinta itu, sang pemuda malah menjawab, “Tidak adakah pilihan di antara dua hal yang dicintai ini? Sesungguhnya aku takut azab hari yang besar jika aku mendurhakai Tuhanku. Sesungguhnya aku takut api neraka yang baranya tidak pernah padam dan tidak surut jilatannya.”
Mendengar jawaban dari lelaki yang dicintainya itu, si perempuan meluncur di titik balik. Ia tersadar atas khilafnya dalam perjuangan cinta yang ia lakukan. Ia sadar dan bertobat. Ia mengabdikan dirinya pada Allah dan hanya beribadah semata. Memisahkan diri dari keluarganya. Namun begitu, ia tetap tidak mampu memadamkan rasa cintanya dan kerinduannya kepada sang pemuda hingga meninggal dalam keadaan seperti itu (Astaghfirullah...). Mereka memang akhirnya tidak pernah saling membersamai dalam singgasana pernikahan, tapi masih terasa indah akhirnya. Kesucian diri dari maksiat atas nama cinta. Kisah serupa juga dialami oleh Abdurahman bin Abu Ammar yang dicintai oleh seorang perempuan Mekah yang menyatakan cintanya dan mengajaknya berbuat mesum. Namun, cintanya pada Allah menuntunnya tetap menjaga kesucian diri. Semua bermula tatkala si perempuan itu menyatakan dan memperjuangkan cintanya.
Memperjuangkan cinta bagi seorang perempuan adalah keputusan yang sulit. Di sana dibutuhkan keberanian yang berlipat-lipat dibandingkan dengan perjuangan cinta seorang lelaki. Ada adat, tradisi, dan karakter jiwa yang harus dilawan untuk mampu mengambil keputusan besar itu: memperjuangkan cinta. Rasa malu yang dimiliki perempuan dalam urusan cinta sangatlah mendalam. Oleh karena itu, Rasulullah menjelaskan bahwa kemauan seorang perempuan akan pinangan seorang lelaki adalah dengan diamnya, dalam arti tidak menolak, tanpa perlu mengiyakan dengan rangkaian kata-kata. Namun, kekuatan cinta memang dahsyat dan menggerakkan.
Dalam Shahih-nya, Imam Bukhari meriwayatkan bahwa ketika berada dalam sebuah majelis Rasulullah, seorang perempuan berdiri dan berkata kepadanya, “Ya Rasulullah, apakah engkau mau kepadaku?” Dalam kesempatan lain, perempuan yang lain datang pada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah saya datang untuk menghibahkan diriku kepadamu.”
Hadits tentang perempuan yang pertama diriwayatkan oleh Tsabit Al Bunani dalam Bab Seorang Perempuan Menawarkan Dirinya Kepada Lelaki Shalih. Sedangkan hadits tentang perempuan kedua diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad. Meskipun kedua bentuk penghibahan diri perempuan ini adalah hal yang khusus bagi Rasulullah sebagaimana dicantumkan dalam Surat Al Ahzab ayat 50, tapi menawarkan diri untuk dinikahi lelaki shalih adalah hukum umum yang berlaku untuk semua lelaki shalih.
“Di antara kehebatan Bukhari di sini,” kata Ibnu Al Munir, sebagaimana dinukil Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, “Adalah dia tahu bahwa kisah perempuan yang menyerahkan dirinya ini bersifat khusus. Maka, dia beristinbath (menyimpulkan hukum) dari hadits ini untuk kasus yang tidak bersifat khusus, yaitu diperbolehkannya seorang perempuan menawarkan dirinya kepada lelaki yang shalih karena menginginkan keshalihannya. Hal itu boleh dilakukan.”
“Hadits tadi memuat dalil bolehnya seorang perempuan menawarkan dirinya kepada laki-laki shalih. Perempuan itu juga boleh memberitahukan bahwa ia mencintai laki-laki tersebut karena keshalihannya, keutamaan yang dimilikinya, keilmuannya, dan kemuliannya. Sungguh ini bukan suatu perangai jelek. Bahkan, ini menunjukkan keutamaan yang dimiliki perempuan itu,” kata Imam Al ‘Aini.
Masih dari Fathul Bari, dalam Kitab Tafsir, diterangkan bahwa perempuan yang menawarkan diri itu adalah Khaulah binti Hakim, dan ada yang mengatakan Ummu Syarik atau Fathimah binti Syuraih. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa perempuan itu adalah Laila binti Hathim, Zainab binti Khuzaimah, dan Maimunah bintul Harits.
“Dari hadits tentang seorang perempuan yang menyerahkan dirinya kepada Rasulullah ini,” kata Ibnu Hajar, “Dapat disimpulkan bahwa barangsiapa dari kaum perempuan yang ingin menikah dengan orang yang lebih tinggi darinya, tidak ada yang harus dirasakan malu sama sekali. Apalagi kalau niatnya baik dan tujuannya benar. Katakanlah, umpamanya karena lelaki yang ingin dia tawarkan itu mempunyai kelebihan dalam soal agama, atau karena rasa cinta yang apabila didiamkan saja dikhawatirkan dapat membuatnya terjerumus pada hal-hal yang dilarang.”
Bagi kebanyakan kita, mungkin juga termasuk saya dan Anda, jika mendengar seorang perempuan yang menawarkan diri untuk dinikahi oleh seorang lelaki shalih, mungkin kita akan berkata seperti yang dikatakan oleh putri Anas yang kala itu menyaksikan sebentuk perjuangan cinta itu, “Alangkah sedikit rasa malunya. Sungguh memalukan! Sungguh memalukan!”
Namun, saya lebih suka perkataan yang disampaikan oleh sang ayah, Anas, kepada putrinya itu, “Dia lebih baik daripada kamu. Dia mencintai Rasulullah, lalu dia menawarkan dirinya untuk beliau.”
Semoga bermanfaat Kawan...
Dalam perjuangan menggapai cinta-Nya semata
2010/10/08
Dunia pasti kan berputar....
sembari ditemani lagu yang berjudul dunia pasti berputar,...
@miecerdass.blogspot.com
dunia pasti berputar..
ada saatnya semua harus berubah..
ingat..
semua pasti bertukar..
kita harus siap hadapi semua..
ikhlaskan segalanya..
jalani semua yang ada di dunia..
Dunia pasti berputar..
ada saatnya semua harus berubah..
ikhlaskan segalanya..
jalani semua yang ada..
Tuhan pasti berikan kita segalanya yang indah..
dengan segala anugrah untuk kita.
yakinkan kita pasti bisa jalani semua..
kesulitan.pasti akan selalu dialami oleh semua orang..
namun hikmah dari semua kesulitan itu belum tentu akan selalu dapat dipahami oleh semua orang..
Allah sudah menjelaskan berulang kali kepada hamba-Nya...
bahwa setiap kesulitan itu pasti ada kemudahan...
begitu juga dengan dunia...
juga pasti akan terus berputar..
setiap permasalahn yang diberikan allah kepada hamba-Nya sebagai bukti cintaNya kepada kita akan selalu sepaket dengan solusinya...
ketika anda mengatakan...
'aku ndk bisa apa2...aku manusia yg selalu dalam keterpurukan'
'aku adalah manusia yang paling menderita didunia'
'aku adalah looser'
'aku adalah bukan orang sukses'
wahai saudaraku...
ungkapan2 diatas bisa mengukur tingkat kesyukuran kita terhadap Rabb kita..
apa yang tidka diberikan Allah kepada kita??
hidup, sehat, keluarga, islam,dll...sampai tidak bisa terhitung kenikmatan yang diberikan kepada kita..
manusi tabiatnya memang selalu serba kekurangan..
ketika telah mencapai sesuatu yang telah diinginkan pasti menginginkan yang lainnya...
begitu juga denganku..
^_^ karena seorang umie juga manusia..
mulai sekarang..
tatap kedepan sahabat..
untuk menyongsong sukses setiap hari...
ini bukan mimpi ataupun sulap atau bahkan sihir....
parameter sukses bisa dilihat dari pada akhir hidupnya....
^_^
so, sukses disini dalam arti luas...
ndk hanya pnya harta, uang, istri/suami yg cantik/ ganteng, popularitas...
namun...
sukses itu adlah akhir yg baik..
tawazun, bermanfaat bagi orang lain,
dan mampu menikmati kemenangan dg syukur...
'bagianmu yg sesungguhnya dari dunia ini adalah apa yang kamu berikan kepada orang lain'
-belajar dari katakatanya kang Satria hadi lubis-
semoga bermanfaat untuk meraih sukses mulia...
Allahu Akbar...!!
Written By: Umi Khoirun N, S.KM
2010/10/06
Taujih Hari ini: ukuran kepekaan Iman

huff..penuh kesabaran nulisnya kali ini..tadi udah nulis..
ada kesalahn teknis..
kehapus semua tulisan yang telah ku tulis tadi...
hikzz..tapi harus semanagt..
lillahita'ala..
Tanda-tanda kepekaan iman:
1. Muroqobatullah( merasa diawasi Allah). sebuah kesadaran akan pengawasan Allah terhadap tingkah laku manusia.intip At-taubah:105
2. kuat dan dominannya orientasi Ukhrowi alias orientasi kehidupan akhirat.
3.rasa kepekaan yang baik antara halal, haram, dan subhat. hati2 yang ngekos.
deket neh dengan barang yang namanya subhat..^_^
4. merasakan dan peka terhadapn kecemburuan dan murka Allah
5. merasa senang, lega dan bahagia dalam setiap ketaatan dan kebaikan yang dilakukan dirinya maupun orang lain.
6. tidak meremehkan perbuatan dosa meskipun dosa itu adalah dosa kecil..hmmm
7. peka dalam menangkap hasil yang positif dari setiap kebaikan serta dampak negaitf dari setiap keburukan dan kemaksiatan
8. cepat sadar dan segera bertaubat serta beristighfar terhadap perbuatan maksiat
9. merasakan pengaruh di ahti dan jiwa terhadap nikmat dan ibadah2 yang telah dilakukan
10. peka dalam membedakan suara nurani denagn nafsu
11. peka dalam menyadari dan merasakan nikmat Allah khususnya yang jarang disadari kebanayakn orang..
ada yang bisa memberikan contoh??
^_^
sebuah tamparan yang halus untuk seorang umie yang memiliki banayk kekuranagn dan dosa.
semoga bermanfaat bagi pembaca setia blog miecerdass.blogspot.com
2010/09/26
secercah harapan diyahukimo
Berawal dari sebuah pertemuan yang berujung pada sebuah persahabatan dengan izin-Nya.
Sebuah pesan yang membuatku cukup menggetarkan semua sistem syaraf yang ada diotakku.
“Semoga Allah selalu mengiringi setiap langkahmu...saudariku!Keep fight!! Allahu Akbar!”
Pertama kali ku buka buku yang bergambarkan wanita cantik nan mendamaikan hati bagi yang melihatnya kugoreskan tinta pertamaku yang bertuliskan:
Dan kutorehkan..
Cerita kehidupanku..
Selama diyahukimo...
Semua hanya karena Allah..
Bukan yang lainnya...
Ya Allah ya Rabb..
Izinkan hamba menulis tinta kehidupan ini..
Dan semoga mampu..
Mendekatkan hamba-Mu..kedalam pelukan-Mu..
Amiin...Aminnn...Ya Rabbal ‘Alamin..
Dekai, 23 agustus 2010
Langsung kita akan memulai cacatan sepenggal sejarah yang tertoreh dalam sebuah untaian kasih sayang-Nya..
@Bandara juanda 06.00 WIB
Menunggu keberangkatan menuju Jayapura. Lha dalah..ada hiburan TV tapi acaranya tentang All ‘bout nasrani. So, pagi hari ini kajian tentang nasrani oleh pendeta di TV disalah satu stasuin swasta nama pendetanay lupa..hahaha....yang jelas menerangkan tentang jumlah gereja yang ada di Timika....
Wow keren tho.....
Menanti detik-detik..penerbangan hoho....ibu..
Bismillah...
Dari surabaya 07.00WIB dan sampai dimakassar pukul 09.34 WIT.
Ada kejadian lucu...kan dimakassar ‘yahukimo team’ transit dimakassar transit sekitar 50 menit dan diangkut naik Bus menuju waiting Room, dan ternyata Bus penuh maka ‘Yahukimo Team terpisah’. Umie dan Ika bersama dengan 2 cewek dari team Keerom Team.karena Umie dan Ika juga katrok..ya ngikut aja dengan mbak2 dari keerom tuh. Dan ternyata mbak2 yang dari Keerom mau ambil barang dari bagasi.setau umie dan ika(red: diberitahu Koreg sebelum berangkat “Klo transit barang yang ada dibagasi jangan diambil). Alhasil kita lama menunggu dipengambilan barang, selang beberapa menit kemudian ada telp dari Hp salah satu mbak dari Keerom Team. Isi pembicaraannya seperti ini:
“Barang Nggak Usah diambil..”
Dan akhirnya kita langsung lari untuk lapor..lha dalah untuk lapor transit butuh tiket pesawat yang kita naiki ketika dari Surabaya. Dan tiketnya itu dibawa cowok dari kelompok kami sedangkan kita terpisah ketika transit. Karena pesawat dah mau take off akhirnya mbak yang mengurusi bagian transit pesawatmenyuruh kami langsung menuju lorong pertemuan antara bandar dengan lapangan udara. Dan akhirnya aku dan bulek beserta mbaknya lari mengantarkan kami menuju pesawat. Alhasil ada pemeriksaan dan kita tidak mendapat kartu transit, lha wong langsung disuruh lari sama mbaknya...ee...njekethek..mas yang jaga di pintu masuk (penghubung bandara-pesawat) lari mengikuti (padahal kita sudah naik ke Bus yang mengantarkan kita ke tempat parkirnya pesawat). Karena Bus keburu berangkat masnya hanya bisa berteriak-teriak...’mana kartunya’,,lha dengan wajah adenoid kita bilang ‘kartu apaan ya mas...’
Greengg....Bus langsung melaju dan kita hanya bisa bilang...”Good bye mas...hehehe”
@Pesawat Ekspress Air
Waktu menunjukkan 11.30 WIT
13.30 nyampe di bandara sorong..masyaAllah dah landingnya kasar , jalannya lho..Gronjal2..lautnya banyak tercemaritambang minyak. Bandaranya pun..walah dalah bentuke kayak stasiun Kereto. Okay sekarang menuju manukwari 30 menit dari sorong.
Ditemani dengan lagu nasyid Irsyadee-Taubat
@penginapan di Jayapura Kota nama hotel Armashita
Tadi setelah dari sorong maka langsung ke manukwari.sorong manukwari sekitar 40 menit. Di jayapura cukup berbeda dengan sorong dimana sorong agak panas, tanahny tanah kapur sehingga agak panas. Dari manukwari langsung ke sentani Jayapura, membutuhkan waktu 1 jam 10 menit.kondisi di sentani mendung dalam perjalanan menuju sentani. Pesawat mencapai ketinggian 35.000 kaki. Sedikit perenungan, ketika pesawat dalam ketinggian tersebut maka terlihat dari atas dan ku melihat kebawah seakan bawah itu adalah bukan laut ataupun daratan tapi seeprti langit yang selalu kita lihat ketika kita berada di daratan. Dan ketika ku melihat keatas maka ku juga melihat langit yang dipenuhi mendung. Emang benar Allah maha benar. Langit itu ada 7 lapis..dan manusia belum bisa sampai berfikir sampai segitu...heh....
Ini masih teka-teki...
Ada yang tau mungkin???
Besok rencananya mau berangkat ke yahukimo...denger2 disana islam sangat dibatasi. Sampai2 adzan aja tidak boleh menggunakan pengeras suara. Ya Allah izinkan hamba. Hamba ingin bertemu dan menginap di rumah orang islam disana. Hamba ingin melebarkan sayap tegaknya islam di Yahukimo. Bismillahirrahmanirrahim. Allahu akbar..Umie bisa..
Hamba berazam ya Rabb...
23 Agustus 2010
@pwnginapan Dekai ..
Tunggu cerita selanjutnya di Dekai, yahukimo....Huh..subhanallah..penuh perjuangn
2010/04/04
Kunci Bisnis Sukses

Investasi 50 Rb Dapat 250 Produk Bonus + 111 Juta/4 Bln
Hai.... ada bisnis internet menarik nih. Program web investasi dengan modal cuma Rp. 50.000,. untuk dapatkan 250 produk bermutu serta passif income hingga Rp. 111 juta dalam 4 bulan. Gabung ya di http://www.webinvestasi.com/?id=bizumi
2010/01/09
Kekurangan Yang Menciptakan Keajaiban!

Kekurangan Yang Menciptakan Keajaiban!
Sahabat motivasi sukses yang luar biasa, tak terbantahkan lagi bahwa kita semua ditakdirkan untuk sukses.Namun mengapa begitu banyak orang yang sukses di dunia ini tetapi lebih banyak lagi yang gagal? Faktor apa sajakah yang paling menentukan kualitas seseorang terhadap kesuksesan? Mari kita telusuri bersama.
Setiap manusia pada dasarnya memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk sukses siapapun itu. Karena di dalam diri kita telah dibekali software Tuhan yang telah built in sejak lahir. Dan pada masing - masing software tersebut memiliki potensi dan kekuatan yang mengagumkan dan luar biasa melebihi apa yang kita pikirkan sebelumnya. Terlepas dari segala perbedaan ras, suku, golongan, keyakinan, kebiasaan, pemahaman ataupun segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita.
Pertanyaannya kemudian adalah potensi apa sajakah yang menjadi software yang sungguh luar biasa itu? Ada 4 potensi utama yang ada pada setiap manusia. Potensi itu adalah Roh, Kalbu (Hati), Akal (Otak), dan Fisik. Namun potensi - potensi tersebut baru sebatas potensi dan ia belum aktual. Ia masih berupa angka nol. Nol itu ya nol kalau nol itu berdiri sendiri! Meskipun perlu kita ingat apabila nol nya tidak ada maka angka sepuluh, seratus, seribu, sejuta, semilyar hanyalah angka satu.
Karena itu perlu ada upaya dan ACTION yang tiada henti agar mampu mengubah angka nol tersebut menjadi lebih bernilai. Inilah yang dinamakan dengan mengubah POTENSI menjadi PRESTASI. Mengubah angka nol menjadi seribu, sejuta, semilyar dan seterusnya. Tidak mudah memang. Karena sukses itu sendiri memang tidak mudah. Ia hanya datang kepada orang - orang yang memperjuangkan bukan hanya mengharapkan. Dewi fortuna dan malaikat kesuksesan hanya akan melirik mereka yang sungguh - sungguh berjuang menggapai impiannya. Terlepas dari segala kekurangan dan keterbatasan yang ada baik keterbatasan fisik, finansial dan waktu.
Tak sedikit kita dengar orang - orang yang sukses luar biasa meski begitu banyak kesulitan dan kekurangan yang dideritanya. Contoh yang paling dekat dengan kita adalah Andrie Wongso.
Andrie Wongso mengaku hanya sempat sekolah sampai kelas 6 SD. Orang tuanya sangat miskin sehingga tak mampu menyekolahkannya. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini merantau ke Jakarta tahun 1976. Modalnya hanya ajaran orang tua untuk hidup secukupnya, jujur, tidak punya hutang, mau bekerja keras dan hemat. Di Jakarta pekerjaannya adalah pelayan sekaligus kuli angkut toko di Pasar Kenari dekat Kampus UI Salemba. Kemahirannya dalam olahraga kungfu yang juga merupakan warisan keluarga dan sedikit pengalaman mengajar kungfu di waktu senggang membawa Andrie ke Taiwan untuk menjadi bintang film laga. Di waktu senggang ia menggunakannya untuk merenungkan penderitaan hidupnya dan mulai menulis kata - kata mutiara.
Bersama Will Dozan, Andrie kembali ke Indonesia tahun 1985. Ia membuka kembali les kungfu. Hasilnya ia gunakan sebagai modal untuk menerbitkan kartu berisi kata - kata mutiara. Dengan falsafah "kalau mau memanen, orang harus menanam lebih dulu" ia menggunakan lambang Harvest untuk karya - karyanya.
Tahun 1989, Andrie mendirikan Harvest Fans Club. Ia juga mengembangkan perusahaan makanan kesehatan Forever Young dengan sistem MLM. Lebih dari 100 karyawan. 9 diantaranya sarjana bekerja untuk bisnisnya. Kini selain sebagai seorang motivator dan pembicara publik, Andrie juga adalah pendiri portal motivasi no. 1 Indonesia dan pengisi acara motivational radio talk di Smart FM.
Andrie telah menunjukkan kepada kita bahwa kekurangan, kesulitan dan kemiskinan bukan merupakan belenggu dan penghalang untuk sukses tetapi merupakan bara api motivasi yang dapat menciptakan keajaiban dan kesuksesan yang luar biasa!
Sahabat motivasi sukses yang luar biasa, bagaimana dengan anda? Apakah kekurangan yang ada selama ini merupakan batu sandungan bagi anda atau menjadi batu loncatan yang dapat menciptakan keajaiban?
Baca Posting Terkait!
Dikala Kesempatan Orang Lain Selalu Lebih Besar

Dikala Kesempatan Orang Lain Selalu Lebih Besar
Halo sahabat blog motivasi sukses,
Sering kita merasa bahwa kesempatan orang lain selalu lebih besar.
Rasanya kita tidak pernah merasa cukup. Dengan segala macam yang kita peroleh kita masih saja merasa bahwa hidup orang lain selalu kelihatan lebih enak.
Saya pernah ketemu teman kerja yang magang dari Perancis. Dia (perempuan) mengatakan bahwa hidup di Indonesia lebih dinamis, lebih hidup. Di sana (Perancis) kalau jalan-jalan naik bus kota isinya orang pada tua-tua... dan harus mendahulukan orang tua, rasanya sungguh banyak biaya negara untuk mengurusi pensiunan.
Jadinya negara seperti negara pensiunan. Apalagi lihat bangunan di Jakarta, setiap bulan muncul gedung baru. Disana kalau bikin gedung baru bisa masuk penjara kalau belum ada ijin merobohkan bangunan kuno.
Bangunan kuno? kita pikir bangunan kuno itu eksotis, itu karena di sebelahnya ada bangunan modern, maka jadi eksotis, namun kalau seluruh Paris atau Amsterdam atau Den Haag isinya gedung kuno, yah hanya bagus buat difoto saja. Kenyataannya, di setiap gedung jarang ada lift. Belanja di toko naik lantai 3 naik tangga.
Kita merasa hidup di Indonesia rasanya tidak ada kepastian hukum. Coba bayangkan sebulan saja kita di Singapore, kita bisa masuk penjara... kita merokok di tempat umum masuk penjara, makan permen karet masuk penjara, meludah di Bus kota, masuk penjara, iseng merusak cat mobil orang lain, langsung masuk penjara.
Kita pikir, seperti di Indonesia kita bisa kabur kalau sudah melanggar lampu merah. Di Singapore kita tidak bisa transaksi di Bank atau ke luar negeri kalau belum membayar tilang.
Lalu kita pikir, kartu kredit bisa diakalin karena kita kenal Eggi Sujana, di Singapore kalau kita tidak membayar kartu kredit, jangan harap kita bisa membuka tabungan.
Di Amerika kita bisa belanja di Hypermarket kredit (Bayar bulanan), atau bisa dikembalikan dalam beberapa hari kalau tidak cocok, namun bayangkan, kita bisa masuk penjara kalau binatang peliharaan kita tidak terurus.
Disini kita memperjuangkan HAM, disana yang ada Perikebinatangan. Hak-hak binatang jelas ada undang-undangnya.
Bayangkan kalau di depan rumah kita ada kucing yang kurus kering dan kita bingung mau dikasih makan, eh ternyata dilaporkan tetangga sebelah dan polisi datang, he he masuk penjara atau denda.
Kita pikir di Tokyo cewek cantik-cantik, kenyataannya di Tokyo sesorang yang sukses (Manajer) hari ini bisa mati 2 hari lagi kalau kena PHK. Karena disana orang tidak sanggup bayar sewa rumah (mahal sekali), dan jangan harap bisa numpang rumah teman atau saudara, karena masing-masing sudah kesusahan dan ego nya tinggi, maka dia akan merasa malu kalau dibilang gagal, dan lebih baik mati kedinginan di kolong jembatan.
Kita pikir kolong jembatan di Jakarta lebih enak banyak angin paling juga banyak nyamuk. Kolong jembatan di Tokyo temperaturnya bisa minus 2 derajat celsius. Kita pakai segala macam jaket, jas, selimut juga masih nembus.
Kita pikir orang Jakarta egois, ternyata di Tokyo yang banyak adalah toko-toko jasa pemeliharaan kecantikan binatang. Kolam renang untuk binatang peliharaan, salon anjing, salon kucing, bahkan acara TV untuk anjing. Isinya ikan-ikan di akuarium.
Kita pikir kita bisa beli kucing lucu atau minta tetangga. Di Tokyo anjing dan kucing jarang yang asli, kebanyakan robot.
Di Hong Kong banyak cewek cantik-cantik, apalagi kalau jalan cepat banget, rasanya seperti kita mengejar Bus di Cawang. Kenyataannya di Hong Kong banyak pasangan yang menunda pernikahan karena tidak mampu membeli rumah bahkan mencicil. Apartemen model rumah susun saja harganya Rp 2 Milyar cicilannya Rp 10 juta per bulan. Makanya kalau makan bersama cewek di Hong Kong pastikan bayar sendiri-sendiri. Teman saya orang Singapore bikin perjanjian nikah, siapa yang bayar listrik, bayar susu, bayar uang sekolah, bayar pembantu, bayar masak, bayar rekreasi, bayar popok bayi, tidak semua ditanggung suami, biasanya 50-50 termasuk yang cuci baju. Cuci baju sih oke paling tinggal masukin Electrolux tapi setrika?
Di Jakarta kita bisa banyak memperoleh segala macam dibayar dengan kasih sayang.
Rahasia Memecahkan maslah secara efektif
Sahabat blog motivasi sukses, si Budi, karyawan sebuah perusahaan manufaktur elektronik baru saja mendapatkan promosi kenaikan golongan tahun ini. Tadinya, hanya seorang “Assiten supervisor”, kini menjadi “Supervisor penuh”. Masa kerjanya sudah lebih dari dua tahun dan kinerjanya yang baik, cukup menjadi alasan mengapa si Manajer memberikan “bonus” berupaka kenaikan golongan di tahun ini.
Tetapi, bukan berarti si Budi bisa berleha-leha. Ada banyak project yang dilimpahkan kepadanya, bahkan bulan depan ia telah ditunjuk sebagai “project leader” untuk sebuah proyek peningkatan kualitas produk.
Nah, disinilah Budi mengalami beberapa hambatan. Ia tadinya berfikir bahwa menjadi “project leader” hanya perlu komunikasi dan komunikasi. Oh ! Ternyata tidak, banyak hal dilapangan yang tidak sesuai dengan perencanaan yang dibuat bersama tim. Ia harus merumuskan kembali, menganalisa masalah, memperbaiki dan membuat terobosan-terobosan baru.
Haiiya…! Dan, Budi berhasil.
Apa kuncinya? Budi menggunakan pendekatan P-D-C-A sebagai proses penyelesaian masalah. Dalam bahasa pengendalian kualitas, P-D-C-A dapat diartikan sebagai proses penyelesaian dan pengendalian masalah dengan pola runtun dan sistematis. Secara ringkas, ia berarti:
1. P (PLAN = Rencanakan)
Artinya merencanakan SASARAN (GOAL=TUJUAN) dan PROSES apa yang dibutuhkan untuk menentukan hasil yang sesuai dengan SPESIFIKASI tujuan yang ditetapkan. PLAN ini harus diterjemahkan secara detil dan per sub-sistem.
2. D (DO= Kerjakan)
Artinya MELAKUKAN perencanaan PROSES yang telah ditetapkan sebelumnya. Ukuran-ukuran proses ini juga telah ditetapkan dalam tahap PLAN.
3. C (CHECK=Evaluasi)
Artinya melakukan evaluasi terhadap SASARAN dan PROSES serta melaporkan apa saja hasilnya.
4. A (ACT = Menindaklanjuti)
Artinya melakukan evaluasi total terhadap hasil SASARAN dan PROSES dan menindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan. Proses ACT ini sangat penting artinya sebelum kita melangkah lebih jauh ke proses perbaikan selanjutnya.
Nah, bagaimana dengan Anda, apakah di perusahaan Anda sudah melakukan hal yang serupa? Selain PDCA, masih banyak lagi problem solving process method yang lain.
2009/12/12
10 kekuatan dahsyat
"He who stops being better stops being good. - Siapa yang tidak menjadi lebih baik berarti ia berhenti menjadi baik."
Oliver Cromwell, Politikus Inggris (1599-1658)
Tak cukup hanya menjadi baik, karena kita harus berusaha untuk selalu lebih baik dari sebelumnya. Terus belajar dan segera menjalankan langkah-langkah perbaikan adalah cara untuk selalu lebih baik. Belajar tak harus selalu dari bangku sekolah elit atau buku-buku mahal, melainkan belajar dari kehidupan sehari-hari, pengalaman diri sendiri maupun orang lain, dan lain sebagainya.
Saya senang belajar dari buku, entah buku kuno ataupun terbitan baru, karena dari sanalah saya memetik banyak pelajaran hidup berharga. Salah satu falsafah hidup yang memperluas wawasan hidup saya adalah catatan surat-surat, konon ditulis oleh Zhuge Liang (181-234) untuk anaknya. Zhuge Liang adalah seorang pakar perang dan kemiliteran ternama pada masa San Guo (Sam Kok) di jaman Tiongkok Purba.
Zhuge Liang alias Kong Ming gemar membaca, dan menguasai bermacam ilmu pengetahuan diantaranya ilmu geologi, sejarah, sampai strategi perang. Di usia 27 tahun ia diangkat Raja Shu (Liu Bei) sebagai penasihat kerajaan. Selama menjadi penasihat, Zhuge Liang pernah menulis sebuah surat kepada anaknya. Isi surat yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak lekang oleh waktu dan perubahan, di antaranya berisi tentang 10 kekuatan manusia, yaitu;
Kekuatan Keheningan
Keheningan membantu kita menenangkan diri untuk menjernihkan pikiran. Ia menjelaskan bahwa suasana hening membantu kita melakukan introspeksi diri, mengevaluasi segala tindakan, dan menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri. Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam belajar adalah keheningan, sebab dalam keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya visi dan misi hidup kita.
Kekuatan Hidup Hemat
Zhuge Liang memberikan petunjuk bahwa hidup bersahaja akan menyelamatkan diri kita agar tidak diperbudak oleh materi. Hidup sederhana menurut sang penasehat ini membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih bermoral. Jangan terseret dalam pola hidup boros, sebab pola hidup boros suatu saat dapat mengubur kita kedalam tumpukan hutang dan puing-puing kehancuran.
Kekuatan Membuat Perencanaan
Dalam surat-surat itu Zhuge Liang menegaskan tentang pentingnya merencanakan hidup. Fail to plan means plan to fail - Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal. Dengan melakukan perencanaan yang baik, maka kita akan dapat menempatkan prioritas dengan baik pula. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang baik akan selalu membuat kita gagal menyelesaikan apapun yang kita kerjakan.
Kekuatan Belajar
Zhuge Liang dalam suratnya menyebutkan bahwa keheningan memaksimalkan pencapaian hasil dari tujuan belajar. Ia meyakini bahwa kemampuan manusia bukan berasal dari pembawaan sejak lahir, melainkan merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan dengan konsisten. Oleh sebab itu ia menyarankan agar kita tak pernah berhenti belajar sampai kapanpun. Sementara dalam proses pembelajaran, kerendahan hati akan sangat membantu kita menyerap dengan mudah ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.
Kekuatan Nilai Tambah
Nasihatnya ini menekankan kita agar lebih banyak memberi, karena hal itu akan membuat kita lebih banyak menerima. Oleh sebab itu kita harus berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik untuk orang lain, diantaranya kepada keluarga, kerabat, teman, konsumen, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Bila kita mampu memberikan sesuatu yang ekstra atau nilai tambah terhadap apa yang dibutuhkan orang lain, tentu saja mereka akan senang, merasa tersanjung dan terpesona. Tak heran jika selanjutnya mereka ingin selalu menjalin hubungan yang menguntungkan bagi Anda.
Kekuatan Kecepatan
Beliau menesehat anaknya agar tidak menunda-nunda pekerjaan karena penundaan artinya menghambat usaha kita mencapai visi dan misi secepat mungkin. Ia menandaskan agar kita menjalankan segala sesuatu dengan efektif dan efisien waktu. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu. Jika perlu, satu hal dilakukan bersama-sama dengan tim agar lebih cepat terselesaikan, "Alone we can do so little; together we can do so much. - Sendiri kita menyelesaikan sedikit pekerjaan; bersama kita kerjakan sangat banyak pekerjaan," kata Hellen Keller.
Kekuatan Karakter
Zhuge Liang menasihati anaknya agar membiasakan diri tidak bersikap tergesa-gesa, sebab segala sesuatu memerlukan proses. Kehati-hatian dalam bersikap dapat membentuk sebuah karakter yang utuh. Dalam pepatah bangsa Tionghoa dikatakan, "Diperlukan waktu hanya sepuluh tahun untuk menanam dan memelihara sebatang pohon, tapi memerlukan waktu paling sedikit 100 tahun untuk membentuk sebuah watak yang utuh."
Kekuatan Waktu
Dalam suratnya Zhuge Liang menginginkan anaknya menghargai waktu. Sebab waktu berlalu sangat cepat, tak jarang ikut mengikis semangat dan cita-cita kita. Oleh sebab itu manajemen waktu dengan baik, jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat.
Kekuatan Imajinasi
Zhuge Liang memberikan nasehat supaya kita berpikir jauh ke depan, agar kita tidak tertinggal oleh jaman yang terus berkembang. Imajinasi tentang masa depan dikatakannya lebih kuat dari pengetahuan. Hal ini juga pernah diucapkan oleh Albert Einstein, "Imagination is everything. It is the preview of life's coming attractions. - Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik realitas yang akan datang."
Kekuatan Kesederhanaan
Sang penasehat ini mencontohkan kekuatan kesederhanaan dalam setiap surat-suratnya yang singkat dan mudah dimengerti tetapi sarat tuntunan hidup positif. Tidak ada teori atau tuntunan hidup yang muluk-muluk, melainkan kebijaksanaan hidup yang sederhana. Begitupun jika kita ingin menghasilkan prestasi hidup yang luar biasa, tak perlu menggunakan teori yang rumit. Sekalipun tindakan atau langkah-langkah yang kita lakukan sederhana tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka kita akan mudah meraih visi dan misi.
"Success is the sum of small efforts, repeated day in and day out. - Sukses merupakan kumpulan dari tindakan-tindakan sederhana, diulang terus setiap hari." Kata Robert Collier, penulis buku terlaris.
Itulah beberapa inti pesan dalam surat-surat Zhuge Liang, yang ditujukan untuk anaknya agar ia mampu berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik dari hari ke hari. Kita dapat menyerap pemikirannya untuk menjadi yang terbaik. Jika kita berhasil melakukan yang terbaik artinya kita akan semakin dekat dengan kehidupan yang kita inginkan, kehidupan yang indah.
__________________
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best
seller.
Baca Posting Terkait!
Tips Sukses
* Rahasia Untuk Selalu Bisa Memotivasi Diri Sendiri Setiap Waktu!
* 10 Kekuatan Dahsyat Manusia
2009/11/29
pertukaran mahasiswa Indonesia-Australia
Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda Indonesia-Australia 2010
Australia-Indonesia Institute bekerjasama dengan Universitas Paramadina menyelenggarakan program spesial, Pertukaran Tokoh Muslim Muda antara Indonesia dan Australia, dimana tokoh/aktivis muslim muda dari Indonesia akan mengunjungi Australia selama 2 minggu dan bertemu baik Muslim maupun non-Muslim untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman. Sebaliknya tokoh muslim muda Australia juga mengunjungi Indonesia dalam program yang sama.
Program pertukaran ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman terutama mengenai peran agama di masing-masing negara. Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap Islam di kedua negara dan untuk meningkatkan kesadaran mengenai keanekaragaman budaya di Australia maupun Indonesia.
Syarat-syarat pendaftaran:
1. Pria dan Wanita berusia di bawah 40 tahun.
2. Lancar berkomunikasi serta mampu berpartisipasi aktif di dalam diskusi berbahasa Inggris. Memilki nilai TOEFL di atas 450 diutamakan di atas 500.
3. Mengisi formulir pendaftaran yang tersedia di www.paramadina.ac.id atau www. www.indonesia.embassy.gov.au serta melampirkan dokumen pendukung.
Formulir dapat didownload di sini http://www.paramadina.ac.id/downloads.html?task=viewcategory&catid=21
Batas akhir penerimaan lamaran:
Jum’at, 4 Desember 2009 Pukul 16.00 WIB
Lamaran dikirim via post, tidak melalui email kepada:
Panitia Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda
Indonesia-Australia
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta Selatan 12790
Tel: 62 21 7918 1188
Fax: 62 21 799 33 75
2009/11/28
LIFE MAPPING TRAINING

menjadi pribadi yang sukses di masa depan..
siap menghadapi momentum 2010..
kehidupan tertata ssuai rencana..
cita dan mimpi bisa tergapai sempurna..
dapatkan Kunci nya di "LIFE MAPPING TRAINING"
pada tgl 12 desember 2009
di aula kahuripan perpus kampus C Unair
HTM
Umum: 65 ribu
mahasiswa:50 ribu..
peserta terbatas cepat hubungi
085648881456 atau 03160203017